Meminjam kosakata dari Jaya Suprana untuk istilah kelirumologi ini (http://id.wikipedia.org/wiki/Kelirumologi), marilah kita ‘bermain-main’ sejenak dengan beberapa pandangan yang sering dianggap benar oleh kebayakan para pencinta wanita/pria dan bahkan dijadikan sebagai dasar pola pikir dalam hubungan cintanya.
1. Cinta tak selamanya memiliki
Mengapa banyak orang memilih untuk menderita batin dan bangga dengan ujar2 seperti ini dan bahkan memegang teguh pola pikir seperti ini. Saya sendiri juga heran dan saya pun pernah hampir percaya dengan kesaktian kalimat ini, tapi setelah melaluinya dengan berbagai tahap riset batin (lebay mode on), it’s just another wasting time.. buat saya kalau saya tidak bisa memiliki, maka saya berhak untuk tidak cinta. Adalah pengharapan bodoh kalau kita masih menyimpan rasa cinta dengan orang yang tidak bisa kita jadikan sebagai pasangan. Apakah anda bisa dengan nyaman dalam menerapkan dua kalimat berikut di kehidupan sehari-hari: tidak cinta dengan pasangan dan cinta dengan orang yang bukan pasangan.
Jadi untuk istilah diatas, saya lebih suka menerapkan kalimat : cinta harus memiliki.
2. Let it flows
Banyak sekali orang berprinsip untuk membiarkan hubungan berjalan apa adanya, bahkan saya juga pernah menerapkan ini dalam hubungan percintaan saya (dulu).. Saya sederhanakan dengan cerita nyata dalam kehidupan kita, bahwa tidak ada suatu organisasi cinta (arti organisasi kurang lebih adalah hubungan dua orang atau lebih untuk mencapai suatu tujuan) yang akan sukses dengan prinsip ‘let it flows’ ini. Saya jamin! Untuk mencapai tujuan bersama, harus ada rencana, harus ada struktur, harus ada demokrasi mufakat, dsb. Jangan pernah terpikir untuk menjalankan prinsip ini untuk hubungan yang anda anggap serius.
It will be much better to say : Let’s do it!
3. Cinta pada pandangan pertama
Cinta bukan hanya bermakna sedangkal satu detik pertemuan mata dan pertautan senyuman. Untuk adanya ketertarikan pada pandangan pertama ini saya lebih suka menggunakan istilah nafsu pada pandangan pertama. Karna 99% yang mendukung proses ini adalah bentuk fisik. Bagaimana kita bisa percaya kalau dia adalah ‘the one’ hanya dengan melihat matanya, melihat senyumnya, bentuk tubuhnya, atau bahkan berbicara kepadanya selama satu momen pertemuan pertama? Just be a logical thinker.
4. Cinta karena sisi positif
Banyak orang kalau ditanya soal apa yang membuat mereka jatuh cinta pada pasangannya, selalu menjawab : karna dia baik, pengertian, cantik, ganteng, sabar, humoris, dsb.
Bukan perkara susah untuk suka dan cinta dengan seseorang yang berkepribadian positif seperti itu, tapi yang kita hadapi bukanlah cerita dengan tema happily ever after. Coba membalikkan pikiran kita dengan jatuh cinta pada pasangan kita karena dia egois, pencemburu, posesif, bawel.
5. Cinta butuh pengorbanan
Salah satu “musuh” terbesar dalam cinta adalah pengorbanan. Jadi, jangan berkorban untuk cinta, jauhkan kosakata pengorbanan dari cinta (grrrr… ssttt.. huuuu… *audiens berisik*). Sudah sifat dasar manusia bahwa untuk setiap pengorbanan yang dilakukan, dia mengharapkan pamrih (timbal balik). Bahkan jika kita teliti lebih lanjut dasar kata ‘pengorbanan’ adalah : korban. Ada diantara anda yang mau menjadi korban? Saya yakin sedikit yang berani ‘tunjuk tangan’ tanpa berhitung dulu apa yang dikorbankan dan apa yang akan didapat dari pengorbanan itu.
Banyak orang mengorbankan harta dan nyawanya untuk sesuatu yang begitu dicintainya. Bila ada dua pilihan berkorban seperti berikut : anda diminta untuk berkorban harta untuk membiayai pernikahan pasangan yang anda cintai dengan orang lain, atau anda diminta berkorban harta untuk membebaskan pasangan yang anda cintai dari penjara dan bisa pulang ke rumah dengan anda. Saya yakin ini adalah pilihan pengorbanan yang mudah buat anda!
Bila dalam bercinta sudah berorientasi pada pamrih, hampir bisa saya pastikan kalau hubungan anda bisa lebih cepat kadaluarsa, dan sesuatu yang kadaluarsa bisa membuat kita keracunan (betul?). Mulailah berkonsentrasi untuk memahami dan menempelkan kata cinta dengan istilah ketulusan dan keikhlasan daripada pengorbanan.
Wacana diatas bertujuan untuk tindakan egois pada diri sendiri tapi sepertinya keegoisan ini tidak merugikan pihak lain. Saya sebut egois disini karena memberikan efek kesehatan hati pada diri kita. Bila kita gagal mengelola organisasi cinta, kita bisa langsung bangkit untuk memulai kerjasama mutual dengan pihak lain sampai kita menemukan pasangan akhir kita. Tidak ada keterpaksaan untuk merubah pola pikir dan prinsip2 anda semua dalam bercinta seperti hal-hal di atas.
Yang terakhir, namanya kelirumologi, kalo ada yang keliru di sini.. ya sudah sewajarnya.
We can’t make everyone happy, rite?
Have a good day!
Author Wannabe.. hehe..
(Published on Facebook Notes)

Soalnya gw dah janji ke diri gw sendiri, klo ke Indonesia bakalan mencoba semua makanan Indonesia yang udah lama gak gw rasain! Mulai dari Rawon, Soto, Bakso, Mi Pangsit, Es di pinggir jalan.. deuhh.. banyak dah..
lumayan buat oleh2 orang rumah… hahaha… Tapi yang rada sedihnya, sementara di Indonesia pada long weekend n libur panjang.. di sini ya gak bisa gitu.. tetep ajah pas di hari-H nya kita masuk kantor.. ada upacara di KBRI tapi hanya beberapa perwakilan ajah yang dateng…
) dan di bulan puasa ini.. smua orang (Libya) jadi kelelawar… artinya mereka di siang hari bener2 seminimal mungkin bekerja dan beraktivitas.. terlepas dari menjalani puasa di musim summer yang bener2 panas n gerah… tapi kebiasaan mereka dari jaman dulu memang gitu..
But it’s cool enough.. dengan bantuan tour guide dadakan yang kita kenal lewat temen di Tripoli.. kita keliling2 kota Benghazi dan sekitarnya.. menuju Al-Sahat.. bekas peninggalan Yunani (bukan Romawi).. tapi model nya mirip2 lah.. runtuhan bangunan2 kuno n tempatnya di perbukitan.. trus melewati ‘rumah’nya pejuang nomer satu di Libya : Omar Mochtar.. yang di bilang rumah itu gw pikir emang bentuknya kayak rumah.. ternyata bentuknya cuma pegunungan dengan banyak lubang2 gua.. tempat persembunyian sang Omar Mochtar waktu bergerilya melawan tirani Italy… nice place n udah cukuplah buat menyalurkan keinginan gw belajar motret.. hehehee…